SDN 2 NISAM

PENTAS PAI DI SD NEGERI 1 NISAM


 Hari sabtu tanggal 29/08/2026 suasana di halaman SD Negeri 1 Nisam terasa begitu meriah dan penuh semangat. Bendera-bendera warna-warni terpasang rapi di sekeliling panggung, dan suara lantunan ayat suci Al-Qur'an serta nama-nama indah Allah memenuhi udara. Di sana berlangsung Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) antar sekolah, sebuah ajang yang dinanti-nantikan para siswa dan guru dari berbagai sekolah di Kecamatan Nisam.

 Ada lima cabang lomba yang dipertandingkan hari ini: Cerdas Cermat Agama, Pidato Agama, Menghafal dan Membaca Asmaul Husna, serta Tahfidz Al-Qur'an dan Tilawatil Qur'an. Setiap peserta tampil dengan penuh keyakinan, berusaha memberikan penampilan terbaiknya demi mengharumkan nama sekolah masing-masing.

 SD Negeri 2 Nisam turut mengirimkan perwakilan terbaiknya di setiap cabang lomba. Para siswa tampil dengan tenang dan penuh semangat. Saat tiba cabang Asmaul Husna, perwakilan SDN 2 Nisam tampil memukau—lancar, fasih, dan penuh penghayatan dalam menyebutkan 99 nama indah Allah SWT. Tak heran, pada pengumuman hasil lomba, SD Negeri 2 Nisam meraih JUARA SATU untuk cabang Asmaul Husna! Sorak sorai gemuruh terdengar dari kerumunan pendukung sekolah kami.


Kebahagiaan bertambah lagi ketika cabang Pidato Agama diumumkan. Peserta kami membawakan pidato dengan bahasa yang indah dan penjiwaan yang menyentuh hati, sehingga berhasil meraih JUARA DUA. Prestasi yang sangat membanggakan!

Namun, di cabang lain seperti Cerdas Cermat dan Tahfidz Al-Qur'an, perwakilan kami belum beruntung meraih gelar juara. Wajah beberapa siswa tampak sedikit kecewa. Melihat hal itu, Ibu Idawati, S.Pd., M.Pd.—Kepala Sekolah SDN 2 Nisam—mendekat kepada mereka dengan senyum hangat dan lembut.

 "Anak-anakku sayang," ucapnya menepuk bahu mereka dengan penuh kasih, "janganlah bersedih ya. Kita sudah berusaha sebaik mungkin, dan itu yang paling penting. Ingatlah, kalah dan menang itu memang bagian dari sebuah perlombaan. Yang utama bukanlah piala atau peringkatnya, melainkan semangat belajar, keberanian tampil, serta pengalaman yang kalian dapatkan hari ini. Kalian semua adalah pemenang di mata Ibu!"

 Kata-kata bijak Ibu Idawati perlahan menghibur hati para siswa. Mereka tersenyum kembali, menyadari bahwa kebersamaan, ilmu, dan semangat itulah kemenangan yang sesungguhnya. Hari itu menjadi kenangan indah: kebanggaan atas dua piala yang diraih, serta pelajaran berharga tentang keikhlasan dan semangat pantang menyerah.





Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
SDN 2 NISAM